KEUNIKAN DIALEK DESA SUNGAPAN

DesaKeunikan penutur bahasa sungapan asli yang mulai punah.
Langka>>langke
Ana>>ane
Entah apa hubungannya dengan negara tetangga malaisia desa sungapan memiliki dialek dengan akhiran e sperti negara tetangga sungapan mempunyai banyak keunikan yang membedakan dari desa desa lain di kecamatan pemalang, antara lain dialek yang di gunakan. Para penutur asli orang sungapan dapat dilihat perbedaannya ketika berbicara. Antara lain bunyi yang umumnya ditulis dalam huruf A di akhir kata di ucapkan dengan dialek berubah menjadi huruf E. Sebagai contoh kata dalam bahasa jawa pengucapan umum “nengapa?”(indonesia=kenapa) oleh masyarakat sungapan di ucapkan “nengape?” Dan banyak contoh lain yang bisa kita temukan ketika kita berbincang langsung dengan orang sungapan yang masih menuturkan dialek tersebut.

Dialek berbunyi E pada akhir kata sepertinya mirip dengan dialek negata tetangga kita,MALAYSIA. Namun sejauh yang saya tau belum ada penelitian yang mengarah kesana. Para sesepuh desapun tidak mengetahui asal muasal dialek di desa sungapan yang berbeda dari desa desa tetangga khususnya yang masih satu kecamatan.

Yang menjadi pertanyaan besar mungkinkah nenek moyang orang sungapan ada hubungannya dengan negara malaysia?
Itulah salah satu keunikan yang ada di desa sungapan

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *